Statistik Utama
Diagregasi langsung dari data UMKM yang tersedia — bukan angka ilustratif
Sebaran UMKM per Kabupaten/Kota
Berdasarkan skala usaha — Mikro / Kecil / Menengah
Kategori Usaha Dominan
18 kategori usaha berbasis pengelompokan KBLI dua digit
UMKM per Sektor Lapangan Usaha: Populasi Riil vs Data LKPM
Perbandingan komposisi sektor (% dari total masing-masing) antara populasi UMKM Sumsel sesungguhnya (Satu Data Kemenkop RI) dan yang tercatat di LKPM/OSS — mengungkap sektor mana yang paling kurang terwakili di data formal
Kewajiban & Kepatuhan Kemitraan Usaha Besar
Lihat menu "Kemitraan" untuk pencocokan per perusahaan dan bukti verifikasi lapangan
Status Kepatuhan Kemitraan
Indikasi Opportunity Gap Prioritas
Berbasis rasio UMKM sektor primer berbanding industri pengolahan per kab/kota — bukan kesimpulan investasi resmi
Data
Direktori, peta persebaran, statistik, dan perbandingan antar kab/kota — seluruhnya dari data UMKM yang tersedia
Peta Titik UMKM (Terkoordinat)
Persebaran UMKM per Kab/Kota (Seluruh Data)
Detail per Wilayah
| Kab/Kota | Total UMKM | Mikro | Kecil | Menengah | Kategori Dominan | Total Investasi |
|---|
Distribusi Skala Usaha
18 Kategori Usaha
Indikator Kepatuhan Pelaporan
Berdasarkan status lapor Triwulan I & II 2026
Sebaran Potential Score
Indikator yang Digunakan
UMKM dengan Potential Score Tertinggi
Skor 3–4 (dari indikator yang tersedia) — belum tentu representasi terbaik seluruh potensi UMKM
| Nama UMKM | Kab/Kota | Skala | Kategori | Skor |
|---|
Distribusi Indicative Growth Profile
Klik salah satu kartu untuk melihat daftar UMKM pada tahap tersebut
Keterbatasan
- Tahapan "Siap Ekspansi" dan "Siap Ekspor" memerlukan data kapasitas produksi, riwayat omzet, dan legalitas ekspor yang belum tersedia — kedua tahap ini tidak dapat dihitung dan tidak ditampilkan sebagai angka.
- Profil ini adalah indikasi awal untuk penyaringan, bukan hasil asesmen resmi Kementerian Koperasi/UKM.
Ringkasan Provinsi
Funnel: Populasi UMKM → Ber-NIB → Wajib Bermitra Terverifikasi
Menggambarkan seberapa besar UMKM Sumsel yang sudah masuk sistem formal (NIB/OSS) dan kemitraan resmi
Satu Data vs MUSI (Ber-NIB) per Kab/Kota
Skala logaritmik (perbedaan jumlahnya sangat besar) — label % di ujung batang emas menunjukkan cakupan NIB (MUSI dibagi Satu Data) untuk kab/kota tersebut
Cakupan NIB per Kab/Kota
Persentase UMKM Satu Data yang sudah tercatat ber-NIB di MUSI
Pertumbuhan UMKM 2024 → 2025 (Satu Data)
Berdasarkan pemutakhiran data resmi Kemenkop UKM, bukan data MUSI
Distribusi Skala Usaha: Satu Data vs MUSI
Jumlah UMKM Berdasarkan Sektor Lapangan Usaha
17 sektor, sumber Satu Data UMKM Kemenkop RI — data resmi yang sebelumnya tidak dapat diakses, kini tersedia lengkap
Legalitas & Pelaporan (Skala Populasi Penuh)
Berbeda dari angka "Cakupan NIB" di atas (yang membandingkan dengan data LKPM MUSI) — ini status NIB menurut pencatatan Satu Data UMKM sendiri
Nomor Induk Berusaha (NIB)
MUSI menggunakan data LKPM (ditarik langsung dari OSS) sebagai rujukan resmi jumlah UMKM ber-NIB — bukan angka self-report Satu Data ini. Grafik di samping murni konteks pembanding: status NIB versi pencatatan mandiri UMKM di sistem Satu Data (SIDT-UMKM), yang jauh lebih rendah karena banyak UMKM belum memperbarui status NIB-nya secara mandiri di sistem tersebut.
Laporan Keuangan
Hanya UMKM yang tercatat rutin melaporkan keuangan usahanya.
Profil Demografi Pengusaha UMKM
857.457 pengusaha per 31 Desember 2025 — data ini tidak tersedia di LKPM/MUSI, murni dari Satu Data UMKM
Jenis Kelamin Pengusaha
Penyandang Disabilitas
Kelompok Usia Pengusaha
Tingkat Pendidikan Pengusaha
Tenaga Kerja UMKM
1.336.159 tenaga kerja per 31 Desember 2025
Tenaga Kerja Dibayar vs Tidak Dibayar per Skala Usaha
Usaha Menengah paling banyak mempekerjakan tenaga berbayar (93,5%); Usaha Mikro mayoritas pekerja keluarga tak berbayar (75,2%)
Tabel Lengkap per Kabupaten/Kota
| Kab/Kota | Satu Data 2025 | Satu Data 2024 | Pertumbuhan | MUSI (Ber-NIB) | Gap | Cakupan NIB |
|---|
⚠ Catatan Penting
- 16 dari 17 sektor Satu Data UMKM berhasil dipetakan 1:1 ke kategori KBLI MUSI (lihat grafik perbandingan di Beranda). Satu-satunya kategori MUSI tanpa padanan langsung adalah "Pertanian, Kehutanan & Perikanan" — Satu Data tidak mencatatnya sebagai sektor terpisah dalam publikasi ini.
- Angka "Gap" (populasi vs ber-NIB di MUSI) bukan berarti UMKM tersebut tidak sah/ilegal — mayoritas kemungkinan besar UMKM mikro/informal yang belum mengajukan NIB atau belum melaporkan realisasi investasi ke sistem OSS/LKPM.
- MUSI memakai jumlah entitas di data LKPM (31.295, seluruhnya sudah melalui proses NIB di OSS) sebagai rujukan resmi "ber-NIB" — karena data ini ditarik langsung dari sistem OSS/LKPM yang real-time dan terverifikasi. Angka self-report NIB dari Satu Data (5.486 unit, 0,61%) ditampilkan hanya sebagai konteks tambahan, bukan acuan utama.
- Data Satu Data UMKM diunggah manual (snapshot Desember 2025) — bukan sinkronisasi API real-time.
Ekosistem
Business matching dan pemetaan rantai nilai — dibangun di atas direktori UMKM yang sama, difilter sesuai kebutuhan
Saya mencari...
Riwayat Pengajuan Matching 0
Klik "Ajukan Permintaan" pada hasil di atas, atau "Ajukan Matching" dari detail UMKM — tercatat di sesi ini sebagai simulasi alur tindak lanjut (belum terhubung sistem resmi Diskop/BKPM)
Belum ada permintaan diajukan pada sesi ini.
Telusuri Katalog Supplier
Daftar Pendek (Shortlist) 0
Supplier yang Anda tandai untuk ditindaklanjuti — tersimpan selama sesi ini
Belum ada supplier ditambahkan ke daftar pendek.
Kemitraan
Kewajiban kemitraan Usaha Besar berdasar KBLI vs Perpres 10/2021, dicocokkan dengan UMKM riil, plus data verifikasi lapangan
Belum ada perusahaan dipilih. Ketik untuk mencari, atau pilih dari daftar lengkap di bawah.
Atau telusuri daftar lengkap per kab/kota
⚠ Tiga Temuan Penting
- Cakupan wilayah terbatas: verifikasi baru mencakup 6 dari 17 kab/kota. Perusahaan lain belum tentu tidak patuh — datanya sekadar belum masuk survei.
- Dasar hukum kemitraan bukan cuma Perpres 10/2021: sawit (plasma-inti UU 39/2014) & ritel modern (Permendag) juga wajib bermitra lewat jalur lain.
- UMKM riil mayoritas tak terekam LKPM: dari 91 UMKM mitra riil, cuma 1 yang cocok data LKPM — mitra riil kebanyakan usaha informal.
Funnel Kepatuhan OSS (Komitmen → KKU → Realisasi)
| Perusahaan | Kab/Kota | PMDN/PMA | Komitmen | KKU | Nilai Pekerjaan |
|---|
Daftar Kemitraan Riil per Kab/Kota
Layanan
Pembiayaan, program pengembangan, dan pusat pengetahuan UMKM
KUR
Data belum tersedia
Pembiayaan Bank
Data belum tersedia
Koperasi & CSR
Data belum tersedia
Pelatihan
Data belum tersedia
Pendampingan
Data belum tersedia
Sertifikasi
Data belum tersedia
Pameran
Data belum tersedia
Business Matching
Lihat menu Ekosistem → MUSI Match
Digitalisasi
Data belum tersedia
Legalitas & Perizinan
NIB, izin usaha, dan status legalitas via OSS.
Pembukuan
Dasar pencatatan keuangan usaha kecil.
Digital Marketing
Strategi pemasaran digital untuk UMKM.
Packaging
Prinsip dasar kemasan produk.
Sertifikasi
Halal, BPOM, SNI, dan sertifikasi lain.
Ekspor & Pembiayaan
Pengantar prosedur ekspor dan akses modal.
MUSI AI
Asisten digital UMKM Sumatera Selatan — menjawab berdasarkan data MUSI yang tersedia (pencarian terstruktur lokal, bukan model bahasa eksternal)
SULTAN MUDA Insight
Program pendaftaran & verifikasi digital UMKM muda oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan — dibaca dan dianalisis di sini sebagai data pendukung MUSI, bukan panel admin resmi program.
Ringkasan Program (Snapshot Resmi)
Top 6 Sebaran Wilayah Pendaftar
Sumber: dashboard admin resmi (bukan hasil olahan MUSI)
Status Verifikasi
Dari 2.015 baris data ekspor yang tersedia
Ringkasan Visual Program
Empat pilar capaian utama Sultan Muda, snapshot 24 Agustus 2026
Kategori Usaha Terbanyak
Sebagian pendaftar memilih lebih dari satu kategori sekaligus, sehingga total bisa melebihi jumlah pendaftar
Keterhubungan dengan Data LKPM MUSI
⚠ Catatan Penting
- File ekspor berisi 2.015 baris (1.937 approved + 78 pending — persis cocok dengan angka dashboard), sementara dashboard resmi mencatat 11.075 total pendaftar terpadu. Selisihnya kemungkinan mencakup status lain (ditolak, draf, duplikat) yang tidak termasuk dalam file ini — MUSI tidak berasumsi alasan pastinya.
- Kolom alamat pada file ekspor banyak kosong (63,8%) dan sebagian mencantumkan alamat contoh dari luar Sumsel (mis. Jl. Malioboro, Jl. Braga, Jl. Raya Ubud) — kemungkinan data uji/dummy yang tercampur. Karena itu, sebaran wilayah di halaman ini memakai angka resmi dashboard, bukan hasil ekstraksi alamat.
- Pencocokan nama usaha dengan direktori LKPM MUSI bersifat indikatif berbasis kecocokan nama saja (bukan NIB) — sebagian bisa jadi kebetulan nama umum, bukan usaha yang benar-benar sama.
